Saham SANY Heavy Industry Resmi Tercatat di Bursa Efek Hong Kong, Momen Baru dalam Ekspansi “Dual Listing” “A+H”

- Pewarta

Rabu, 29 Oktober 2025 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

HONG KONG, 29 Oktober 2025 /PRNewswire/ — SANY Heavy Industry (kode saham: 6031.HK) resmi tercatat pada Papan Perdagangan Saham Utama di Bursa Efek Hong Kong (HKEX) pada 28 Oktober lalu. Pencatatan saham ini menjadi momen bersejarah dalam perjalanan global SANY. Setelah pertama kali melantai di Bursa Efek Shanghai pada 2003 (kode saham: 600031.SH), saham SANY kini tercatat di dua bursa efek "A+H" (dual listing) sehingga menjadi landasan kuat untuk pertumbuhan internasional ke depan.

SANY Heavy Industry Achieves “A+H” Dual Listing, Embarking on a New Chapter of Globalization
SANY Heavy Industry Achieves “A+H” Dual Listing, Embarking on a New Chapter of Globalization

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

SANY menerbitkan sekitar 632 juta saham H secara global, termasuk opsi alokasi tambahan sebesar 15% dengan harga penawaran HKD 21,30 per saham. Penawaran umum perdana (IPO) ini menarik minat 21 investor utama dengan total nilai investasi mencapai USD 759 juta, termasuk Temasek, BlackRock, Hillhouse, UBS Asset Management, LMR, dan Oaktree Capital — menunjukkan kepercayaan kuat pasar modal terhadap SANY.

Seremoni pencatatan saham digelar pada pagi hari di HKEX, dihadiri para pejabat pemerintah, mitra bisnis, lembaga keuangan, dan jajaran eksekutif SANY. Xiang Wenbo, Rotating Chairman, SANY Group, sosok yang juga menjabat Chairman, SANY Heavy Industry, bersama Yu Hongfu, Director, SANY Group dan President, SANY Heavy Industry, menabuh gong pembukaan perdagangan saham.

"Pencatatan saham ini mencerminkan kepercayaan besar pasar modal terhadap perkembangan bermutu SANY, serta menjadi momen bersejarah bagi kami untuk memperluas akses pembiayaan internasional. Dengan memanfaatkan posisi Hong Kong sebagai ‘super connector’ arus modal global, SANY akan terus menciptakan nilai tambah berkelanjutan dan berkontribusi pada dunia yang lebih hijau melalui tiga strategi utama kami — Globalisasi, Digitalisasi, dan Dekarbonisasi," ujar Xiang Wenbo.

Jangkauan Global yang telah Teruji

Menurut laporan Frost & Sullivan, berdasarkan pendapatan kumulatif dari penjualan alat berat konstruksi pada periode 2020–2024, SANY menempati peringkat ketiga di dunia dan pertama di Tiongkok. Pendapatan luar negeri SANY juga mencatat tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 15,2% sehingga menjadi salah satu pemain yang paling mendunia di sektor alat berat.

Dengan strategi Digitalisasi, SANY Heavy Industry menjadi pelopor manufaktur digital dan cerdas, serta menjadi satu-satunya perusahaan di industri alat berat yang memiliki dua pabrik "Lighthouse Factory" versi World Economic Forum (WEF). SANY juga mempercepat transformasi rendah karbon. Pada 2024, SANY meluncurkan lebih dari 40 produk energi baru yang menghasilkan pendapatan lebih dari USD 567 juta.

Pencatatan saham SANY Heavy Industry di Bursa Efek Hong Kong menandai sebuah babak baru. Dengan berpegang pada strategi inti, SANY akan memanfaatkan peran Hong Kong sebagai pusat keuangan internasional guna memperkuat hubungan dengan pasar modal global dan membuka lembaran baru dalam globalisasi.

Berita Terkait

Heartstream Diluncurkan Sebagai Perusahaan Perawatan Kesehatan Darurat Independen
Kerry Luncurkan “Global Taste Charts 2026” sebagai Analisis Berbasiskan Data yang Mendukung Perkembangan Cita Rasa Produk Makanan dan Minuman pada Masa Depan
ZTE Tercantum dalam “CDP Climate A List” Selama Tiga Tahun Berturut-turut, Berada di Peringkat 4% Teratas di Dunia
Savaya Group Luncurkan Zumana, Destinasi Tepi Pantai Terbaru di Kawasan Ikonik Pantai Kuta
Debut AiMOGA Intelligent Police Unit R001, Sambut Era Baru dalam Pengaturan Lalu Lintas Cerdas
Himel Raih Penghargaan Internasional Berkat Keunggulan Global dan Inovasi Produk
ROE Visual Rayakan 20 Tahun Inovasi Teknologi LED
Black Box Menunjuk Sameer Batra Sebagai Chief Business Officer Untuk Mempercepat Pertumbuhan Pasar Internasional

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:09 WIB

Heartstream Diluncurkan Sebagai Perusahaan Perawatan Kesehatan Darurat Independen

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:30 WIB

Kerry Luncurkan “Global Taste Charts 2026” sebagai Analisis Berbasiskan Data yang Mendukung Perkembangan Cita Rasa Produk Makanan dan Minuman pada Masa Depan

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:58 WIB

ZTE Tercantum dalam “CDP Climate A List” Selama Tiga Tahun Berturut-turut, Berada di Peringkat 4% Teratas di Dunia

Kamis, 15 Januari 2026 - 02:46 WIB

Savaya Group Luncurkan Zumana, Destinasi Tepi Pantai Terbaru di Kawasan Ikonik Pantai Kuta

Kamis, 15 Januari 2026 - 02:32 WIB

Debut AiMOGA Intelligent Police Unit R001, Sambut Era Baru dalam Pengaturan Lalu Lintas Cerdas

Berita Terbaru