Prabowo Subianto Sudah Tembus 60 Persen Elektabilitasnya dalam Simulasi Head to Head

- Pewarta

Rabu, 13 April 2022 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo)

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo)

BISNIS NEWS – Direktur eksekutif Survey and Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara kembali merilis hasil survei yang dilakukan lembaganya, untuk memotret kembali seperti apa potensi suara di Pilpres 2024 mendatang.

Salah satu indikator yang digunakan di dalam survei tersebut adalah mengukur tingkat elektabilitas dengan konsep perbandingan (head to head) nama-nama Capres potensial.

Tujuannya adalah untuk mengukur seperti apa indikasi perspektif masyarakat terhadap nama calon yang disodorkan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo Subianto lawan capres potensial.

Dari perspektif head to head, ditemukan nama Menteri Pertahanan Republik Indonesia itu berada di posisi unggul jika dihadapkan dengan 6 (enam) nama.

Ketujuh nama tersebut antara lain ; Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Erick Thohir, Airlangga Hartarto dan Muhaimin Iskandar.

Salah satunya adalah ketika dihadapkan dengan Ganjar Pranowo.

Didapati suara publik lebih mendominasi Prabowo Subianto dengan 52,8 persen.

Sedangkan Ganjar hanya memperoleh 38,5 persen dengan undecided voters 8,7 persen.

Lalu ketika Prabowo Subianto dihadapkan dengan Anies Baswedan pun ia tetap unggul.

Dimana Prabowo Subianto mendapat 53,4 persen, sementara Anies hanya mendapat 38,1 persen dengan undecided voters 8,5 persen.

Sementara ketika dihadapkan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pun, Prabowo juga malah jauh lebih unggul, yakni mendapatkan 58,9 persen.

Sementara AHY hanya mendapatkan 27,7 persen dengan undecided voters 13,4 persen.

Apalagi jika dihadapkan dengan Erick Thohir, Prabowo Subianto jelas sangat jauh lebih unggul, yakni mendapatkan 60,3 persen.

Sedangkan Erick hanya mendapatkan 24,3 persen dengan undecided voters 8,7 persen.

Selanjutnya, Igor mencoba membandingkan dengan dua nama capres potensial lainnya, yakni Airlangga Hartarto maupun Muhaimin Iskandar.

Lawan dua Ketua Umum Partai Politik ini pun, Prabowo masih jauh lebih unggul. Prabowo Airlangga (65 persen vs 20,9 persen, dengan undecided voters 14,1 persen).

Sementara Prabowo Muhaimin (68,2 persen vs 14,7 persen, dengan undecided voters 17,1 persen).

“Semua capres tak dapat memenangkan pertarungan bila berhadapan dengan Prabowo.”

“Berhadapan dengan Ganjar, Anies dan AHY, Prabowo mampu memeroleh tingkat elektabilitas di atas 50 persen,” kata Igor dalam rilis surveinya, Rabu, 13 April 2022.

Sementara ketika dihadapkan dengan Erick hingga Muhaimin, tingkat elektabilitas Prabowo bisa lebih besar lagi, yakni di atas 60 persen.

“Elektabilitasnya terus meningkat bila berhadapan dengan capres lain,” ujarnya.

Lantas bagaimana jika nama Prabowo Subianto dikeluarkan dari pola head to head tersebut, nama seperti Ganjar, Anies maupun AHY langsung merangkak naik.

Namun sayangnya tidak bisa lebih besar ketika Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu dilibatkan.

“Pola umum kedua adalah bila Prabowo dihilangkan dari simulasi ini maka undecided voters meningkat.”

“Ganjar bersaing sengit Anies namun dari semua capres tidak ada yang mampu meraih angka di atas 50 persen,” terangnya.

Survei SPIN dilakukan pada tanggal 28 Maret sampai 7 April 2022 dengan total jumlah responden 1.230, berusia minimal 17 tahun yang tersebar di 34 provinsi, dengan metode multi-stage random, tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error (MoE) sebesar ± 2,8 persen.

Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung dengan bantuan kuesioner. Kontrol kualitas 10 persen dari sampel.***

Berita Terkait

Iwan Kurniawan Lukminto Ditetapkan Tersangka Kasus Kredit Sritex Rp1,08 Triliun
Di Tengah Pusaran Hoaks dan Gugatan Hukum, Secarik Ijazah Menjadi Medan Politik yang Absurd
Soeharto Perpeluang Peroleh Gelar Pahlawan 2025 Ini, Pernah Diajukan 2 Kali dan Terkendala TAP MPR
Indonesia Saat Ini Sedang Tidak Baik-baik Saja, Mantan Wapres Ma’ruf Amin: Saya Kira Kita Semua Tahu
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi Tanggapi Terkait Soal Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih
Di Depan Jokowi, Prabowo Subianto: Kalau Saya Kecewakan Kepercayaan Rakyat, Saya Malu Maju Lagi
Pertemuan Jokowi dan Prabowo, AHY Sebut Silaturahmi Antar Pemimpin Bangsa Sebagai Kegiatan yang Baik
Prabowo Subianto Minta Pemenang Piilkada dan yang Kalah Saling Kerja Sama untuk Layani Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 14 Agustus 2025 - 08:53 WIB

Iwan Kurniawan Lukminto Ditetapkan Tersangka Kasus Kredit Sritex Rp1,08 Triliun

Sabtu, 17 Mei 2025 - 06:46 WIB

Di Tengah Pusaran Hoaks dan Gugatan Hukum, Secarik Ijazah Menjadi Medan Politik yang Absurd

Kamis, 1 Mei 2025 - 09:54 WIB

Soeharto Perpeluang Peroleh Gelar Pahlawan 2025 Ini, Pernah Diajukan 2 Kali dan Terkendala TAP MPR

Senin, 21 April 2025 - 13:56 WIB

Indonesia Saat Ini Sedang Tidak Baik-baik Saja, Mantan Wapres Ma’ruf Amin: Saya Kira Kita Semua Tahu

Sabtu, 19 April 2025 - 09:56 WIB

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi Tanggapi Terkait Soal Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih

Berita Terbaru