Anjloknya Harga TBS Saat ini Sangat Berdampak bagi Kehidupan Para Petani Sawit

- Pewarta

Kamis, 14 Juli 2022 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga sawit yang sangat jatuh saat ini sangat berdampak pada nasib sehari-hari para petani. (Dok. Riau.go.id)

Harga sawit yang sangat jatuh saat ini sangat berdampak pada nasib sehari-hari para petani. (Dok. Riau.go.id)

⁹BISNIS NEWS – Harga tandan buah segar (TBS) sawit di Indonesia semakin jatuh pascapelarangan ekspor crude palm oil (CPO).

Menurut Serikat Petani Indonesia (SPI), harga TBS sawit anjlok, bahkan saat ini harganya makin turun jadi Rp 600 per kilogram di Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Dalam kondisi saat ini pemerintah perlu mengambil tindakan untuk menyelamatkan petani yang terdampak akibat harga TBS sawit yang anjlok saat ini.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan harga sawit yang sangat jatuh saat ini sangat berdampak pada nasib sehari-hari para petani.

Pemerintah harus segera menyelamatkan para petani ini, harus bertanggung jawab atas kerugian petani, karena hal ini tidak terlepas dari efek kebijakan yang diambil pemerintah pusat.

Salah satu solusi yang dapat diambil pemerintah saat ini yaitu dengan memanfaatkan dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk menyerap sawit milik petani agar harga TBS sawit yang anjlok dapat kembali normal.

Kemudian langkah berikutnya untuk menormalkan kembali harga TBS sawit, pemerintah juga dapat mengatasi over supply minyak sawit mentah atau CPO saat ini dengan memanfaatkan stok CPO yang berlebih untuk campuran bahan bakar B30.

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah juga harus mengawasi perusahaan agar tidak membeli TBS sawit dari petani dengan harga yang merugikan petani sawit

Harus ada pertemuan antara perusahaan, petani dan pemerintah sehingga ada titik temu solusi bagi anjloknya harga TBS yang ada saat ini yang sangat berdampak bagi kehidupan petani sawit, apalagi petani sawit yang memiliki kewajiban kredit di perbankan.

Opini: Achmad Nur Hidayat, Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute.***

Berita Terkait

Kelola Persediaan dan Stock Opname dengan Software Akuntansi Kledo
INALUM Tancap Gas Investasi 2026, Perluas Smelter dan Refinery untuk Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional
Tingkatkan Akurasi Kehadiran dengan Software Absensi Karyawan dari HashMicro
Mengapa Cluster Perumahan Butuh Jasa Angkut Sampah?
Begini Cara Cek Harga Bitcoin dengan Mudah
Dari Jakarta Hingga ke Jayapura: Jejaring Media 24 Jam Tumbuh 1.250 Portal Baru
Cari Sewa Mobil Terdekat untuk Perjalanan Nyaman? Kenali Solusi Terbaik dari Prima Armada Raya
PT Sumbawa Timur Mining Soroti Peran Penting Eksplorasi dalam Ketahanan Mineral Kritis di Minerba Convex 2025

Berita Terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 09:59 WIB

Kelola Persediaan dan Stock Opname dengan Software Akuntansi Kledo

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:55 WIB

INALUM Tancap Gas Investasi 2026, Perluas Smelter dan Refinery untuk Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional

Senin, 1 Desember 2025 - 20:00 WIB

Tingkatkan Akurasi Kehadiran dengan Software Absensi Karyawan dari HashMicro

Rabu, 26 November 2025 - 17:17 WIB

Mengapa Cluster Perumahan Butuh Jasa Angkut Sampah?

Jumat, 7 November 2025 - 19:59 WIB

Begini Cara Cek Harga Bitcoin dengan Mudah

Berita Terbaru