Terkait Kasus Suap Bupati Bogor, KPK Periksa 6 Pejabat Pemkab Bogor Sebagai Saksi

- Pewarta

Sabtu, 14 Mei 2022 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Nonaktif Bogor, Ade Yasin. (Instagram.com/@ademunawarohyasin)

Bupati Nonaktif Bogor, Ade Yasin. (Instagram.com/@ademunawarohyasin)

BISNIS NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan enam saksi dalam kasus dugaan suap Bupati Bogor Ade Yasin.

Keenam saksi tersebut merupakan pegawan Pemkab Bogor.

Mereka adalah Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Bogor Andri Hadian, Subkoordinator Pelaporan Dinas BPKAD Hanny Lesmanawaty.

Kasubbag Penatausahaan Keuangan Setda Kabupaten Bogor Tahun 2019-sekarang Ruli Fathurahman

Kemudian, PNS/Kasi Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Desirwan, Kepala BPKAD Kabupaten Bogor Teuku Mulya, dan Inspektur/mantan Kepala BPKAD 2019-2021 Ade Jaya.

“Hari ini, pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021 untuk tersangka AY,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan delapan tersangka terkait kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor Tahun Anggaran 2021.

Sebagai pemberi di antaranya Bupati Ade Yasin (AY), Sekretaris Dinas Kabupaten Bogor Maulana Adam (MA).

Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah (IA), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Bogor Rizki Taufik (RT).

Sedangkan empat tersangka penerima suap antara lain pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat Anthon Merdiansyah (ATM).

jasapr

Arko Mulawan (AM), Hendra Nur Rahmatullah Karwita (HNRK), dan Gerri Ginajar Trie Rahmatullah (GGTR).***

Berita Terkait

Perkenalkan Brawijaya Dental Tangerang by DW8: Kesehatan Gigi yang Lebih Baik
Libur Lebaran, Personil Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Siaga 24 Jam
Dugaan Praktik Mafia Kejahatan di Polda Metro Jaya Dibongkar Kamaruddin Simanjuntak
Keuntungan yang Diraih Diatur untuk Bandar, Masyarakat Diminta Jangan Tergiur Main Judi Online
Bikin Geleng-geleng Kepala, Alasan Pelaku Pembunuhan Berantai Nyaris Habisi Ujang Zaenal
Jelang Tahun Baru 2023, TransJakarta Tambah 30 Armada Angkutan Saat Pergantian Tahun
Warga Duren Sawit Dikeroyok, Tegur Tetangga yang Sedang Karaokean dengan Suara Keras,
Rusak Fasilitas Umum di Kantor DPRD Tangerang, Polisi Ungkap Motif Oknum LSM
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 25 Oktober 2023 - 13:47 WIB

Perkenalkan Brawijaya Dental Tangerang by DW8: Kesehatan Gigi yang Lebih Baik

Selasa, 18 April 2023 - 15:23 WIB

Libur Lebaran, Personil Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Siaga 24 Jam

Sabtu, 4 Februari 2023 - 18:49 WIB

Dugaan Praktik Mafia Kejahatan di Polda Metro Jaya Dibongkar Kamaruddin Simanjuntak

Sabtu, 28 Januari 2023 - 15:39 WIB

Keuntungan yang Diraih Diatur untuk Bandar, Masyarakat Diminta Jangan Tergiur Main Judi Online

Selasa, 24 Januari 2023 - 11:04 WIB

Bikin Geleng-geleng Kepala, Alasan Pelaku Pembunuhan Berantai Nyaris Habisi Ujang Zaenal

Sabtu, 31 Desember 2022 - 09:08 WIB

Jelang Tahun Baru 2023, TransJakarta Tambah 30 Armada Angkutan Saat Pergantian Tahun

Selasa, 30 Agustus 2022 - 09:22 WIB

Warga Duren Sawit Dikeroyok, Tegur Tetangga yang Sedang Karaokean dengan Suara Keras,

Minggu, 28 Agustus 2022 - 20:21 WIB

Rusak Fasilitas Umum di Kantor DPRD Tangerang, Polisi Ungkap Motif Oknum LSM

Berita Terbaru

Direktur Digital dan Teknologi Informasi Bank BRI Arga M. Nugraha. (Dok. BRI)

Ekonomi

Wow! 99% Total Transaksi BRI Dilakukan Secara Digital

Kamis, 22 Feb 2024 - 18:40 WIB