Terima Laporan Kinerja LPS, DPR Pertanyakan Susutnya Jumlah Bank Peserta Penjaminan

- Pewarta

Rabu, 1 Februari 2023 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Amir Uskara. (Dok. DPR.go.id)

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Amir Uskara. (Dok. DPR.go.id)

BISNISNEWS.COM – Komisi XI DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada Selasa 31 Januari 2023 di Gedung Nusantara I, Senayan Jakarta dengan agenda evaluasi dan capaian kinerja tahun 2022 dan rencana kerja tahun 2023.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Dalam kesempatan Raker kali ini, Komisi XI DPR RI ingin melihat capaian kinerja LPS Tahun 2022 khususnya upaya yang dilakukan oleh LPS dalam menjamin simpanan nasabah dan melaksanakan revolusi bank untuk mendorong dan memelihara stabilitas sistem keuangan serta rencana kerja LPS untuk tahun 2023,” ujar Amir Uskara, Wakil Ketua Komisi XI saat membuka rapat.

Pada rapat tersebut, Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa pada pada tahun 2022 ada 1.714 bank peserta penjaminan di LPS dengan rincian 106 bank umum dan 1.608 BPR.

Jumlah ini menurun dari tahun 2018 dengan rasio 114 Bank Umum dan 1.754 BPR.

Selisih jumlah ini mengundang pertanyaan Komisi XI terlebih dijelaskan bahwa hanya ada 1 bank umum dan 117 BPR/BPRS yang dilikuidasi dalam kurun waktu 2005 hingga 2022.

“Saya minta ada penjelasan terkait dengan jumlah bank peserta penjaminan sejak berdirinya LPS 2005 sampai sekarang itu ada 118 yang dilikuidasi yang terdiri dari 1 bank umum dan 117 BPR dan BPRS.”

“Tetapi kalau kita lihat jumlah bank peserta penjaminan dari 2018 saja ke 2022 itu ada 154 bank yang berkurang dari jumlah penjaminan, dari Bank umum dari 114 ke 106 berarti ada 8 yang berkurang kemudian di BPR ada 146, mungkin ada penjelasan ini?” tanya Amir dalam rapat.

Menjawab pertanyaan tersebut, Purbaya menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan proses alami dalam perbankan yang diakibatkan dari merger dan akuisisi, sehingga berkurangnya jumlah bank penjamin simpanan bukan terjadi karena gulung tikar.

Terkait dengan jalannya RDP tersebut, Komisi XI bersama LPS menyepakati beberapa hal yang akan bersinggungan dengan kinerja lembaga tersebut pada tahun 2023 mendatang. LPS diminta dapat mengantisipasi dan menyiapkan langkah mitigasi dalam menghadapi ketidakpastian akibat dinamika perekonomian global.

“Lembaga penjamin simpanan mengoptimalkan langkah-langkah strategis dalam menghadapi dinamika industri keuangan dan tanggungjawab baru serta memperkuat koordinasi dalam memelihara stabilitas keuangan di tahun 2023,” ujar Politisi PPP itu saat membacakan kesimpulan rapat.

Selain itu disinggung pula peran baru LPS pasca disahkannya Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Melalui peraturan tersebut LPS mendapatkan mandat penyelenggaraan program penjaminan polis (PPP).

Komisi XI meminta LPS untuk menyampaikan peta jalan (roadmap) secara komprehensif tentang tindak lanjut pelaksanaan UU P2SK.

LPS juga diminta menyelesaikan peraturan pelaksanaan undang-undang tersebut sehingga dapat segera efektif dalam memperkuat kerangka pengaturan di sektor keuangan.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Penyusunan peraturan pelaksanaan UU P2SK harus selesai dalam waktu 2 tahun sejak UU P2SK diundangkan.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Bisnisnews.com, semoga bermanfaat.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berita Terkait

Eskalasi Geopolitik Iran – Israel, Harga BBM dan LPG Tidak Naik Sampai Juni tapi Juli 2024 akan Dievaluasi
Pada Periode Libur Lebaran 2024, BRI Catat Setoran Tunai ATM Meningkat 24,5 Persen Jadi Rp14,9 Triliun
Moody’s Pertahankan Rating Kredit Indonesia Sebagai Negara Layak Tujuan Investasi dengan Outlook Stabil
Bertemu Menkeu Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Abdullah Al-Jadaan, Ini yang Dibahas Menkeu Sri Mulyani
BRI Bantu Usaha Kue Kering di Sidoarjo, Jawa Timur Berkembang dan Penuhi Permintaan Saat Lebaran
Efek Ramadan dan Lebaran, Transaksi BRIZZI Meningkat 15 Persen dari Tansaksi Bulan-bulan Biasanya
Kisah Petani Pepaya Raup Omzet Rp36 Juta Per Bulan Berkat Pinjaman Ultra Mikro BRI
Sinyal BBM akan Naik Juli 2024, Pemerintah Tak Naikan pada Juni 2024 Meskipun Ada Konflik Geopolitik Iran – Israel
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 22 April 2024 - 15:53 WIB

Eskalasi Geopolitik Iran – Israel, Harga BBM dan LPG Tidak Naik Sampai Juni tapi Juli 2024 akan Dievaluasi

Minggu, 21 April 2024 - 11:58 WIB

Pada Periode Libur Lebaran 2024, BRI Catat Setoran Tunai ATM Meningkat 24,5 Persen Jadi Rp14,9 Triliun

Sabtu, 20 April 2024 - 15:10 WIB

Moody’s Pertahankan Rating Kredit Indonesia Sebagai Negara Layak Tujuan Investasi dengan Outlook Stabil

Sabtu, 20 April 2024 - 11:24 WIB

BRI Bantu Usaha Kue Kering di Sidoarjo, Jawa Timur Berkembang dan Penuhi Permintaan Saat Lebaran

Jumat, 19 April 2024 - 15:44 WIB

Efek Ramadan dan Lebaran, Transaksi BRIZZI Meningkat 15 Persen dari Tansaksi Bulan-bulan Biasanya

Kamis, 18 April 2024 - 21:36 WIB

Kisah Petani Pepaya Raup Omzet Rp36 Juta Per Bulan Berkat Pinjaman Ultra Mikro BRI

Kamis, 18 April 2024 - 14:50 WIB

Sinyal BBM akan Naik Juli 2024, Pemerintah Tak Naikan pada Juni 2024 Meskipun Ada Konflik Geopolitik Iran – Israel

Rabu, 17 April 2024 - 16:07 WIB

Terus Cetak Pertumbuhan Positif, Aset Kelolaan Wealth Management BRI Tumbuh 21% Pada Kuartal I 2024

Berita Terbaru