Pemerintah Diminta Beri Ruang Fiskal dengan Tingkatkan Anggaran Pertanian dan Perikanan

- Pewarta

Selasa, 30 Agustus 2022 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan. (Dok. dpr.go.id)

Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan. (Dok. dpr.go.id)

BISNIS NEWS – Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan mendorong pemerintah memberi ruang fiskal yang besar dengan meningkatkan anggaran pada sektor pertanian dan perikanan.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Laju pertumbuhan ekonomi untuk sektor pertanian dan perikanan sepanjang 2017-2021 dinilai tumbuh sebesar 1,84 persen (years on years).

Namun dukungan APBN pada setiap tahun selalu lebih rendah, sehingga optimalisasi APBN dalam sektor pertanian diperlukan dalam menggerakkan lapangan ekonomi dan tenaga kerja untuk menyelamatkan pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

“Saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh impresif sebesar 5,44 persen pada triwulan 2 tahun 2022 sehingga sektor Pertanian memiliki peran penting bagi perekonomian karena prosentase lapangan kerjanya menempati porsi terbesar yakni 34,36 persen dibanding sektor lain.”

“Saya berharap pemerintah memberi prioritas menjadikan Pertanian sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional”, papar Johan dalam Raker Komisi IV DPR RI dengan Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin 29 Agustus 2022.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyoroti nilai ekspor pertanian yang mengalami peningkatan sebesar 2,86 persen pada tahun 2021.

Menurutnya, peningkatan ekspor ini masih didominasi oleh komoditas turunan sawit dan karet. Sehingga ke depan diperlukan peningkatan daya saing komoditas lainnya agar nilai ekspor Pertanian semakin bagus.

Johan menambahkan, pentingnya menjadikan sektor pertanian sebagai faktor utama pemulihan ekonomi karena dapat menyerap banyak tenaga kerja, memenuhi ketahanan pangan, dan sebagai sumber kebutuhan pokok manusia serta daya dukung alam Indonesia yang bersifat agraris.

“Sangat disayangkan dari hasil pemeriksaan LKPP tahun 2021 menunjukkan bahwa Kementan memiliki permasalahan pada pelaksanaan program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) dan tidak mengungkapkan capaian RO-PEN (Capaian Output pemulihan ekonomi nasional),” tuturnya.

“Tantangan pemerintah ke depan adalah terus meningkatkan daya saing komoditas Pertanian Indonesia untuk meningkatkan perekonomian, saya yakin sektor Pertanian dapat menjadi penyelamat perekonomian nasional karena pada masa pandemi lalu telah terbukti dan memiliki nilai multifungsi bagi ketahanan pangan, kesejahteraan petani dan kelestarian lingkungan hidup,” tutup legislator dapil Nusa Tenggara Barat I itu.***

Berita Terkait

Terbesar di Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika Utara, Produksi Amonia PT Pupuk 2024 Capai 14 Juta Ton
Pemerintah Sepakat untuk Segera Selesaikan Pembayaran Klaim Minyak Goreng Sesuai Verifikasi Sucofindo
Memahami Manfaat Digital Contact Center Sebagai Jembatan antara Bisnis dan Pelanggan
Tanpa Kecelakaan Berat, Perusahaan PT Sumbawa Timur Mining Berhasil Mencapai 6 juta Jam Kerja
Punya Likuiditas & Permodalan Memadai, BRI Optimis Tumbuh Lebih Baik Di Tahun 2024
Hotel-hotel Indonesia Borong Penghargaan di ASEAN Tourism Awards 2024, Indonesia Tujuan Wisata Populer
Jasasiaranpers.com Gelar Paket Promo Akhir Tahun 2023, Beli Publikasi 1 Press Release Dapat 1 Publikasi Gratis
10 Contoh Krisis Komunikasi yang Bisa Ditangani dengan Menggunakan Bantuan Publikasi Press Release
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 4 April 2024 - 13:23 WIB

Terbesar di Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika Utara, Produksi Amonia PT Pupuk 2024 Capai 14 Juta Ton

Selasa, 26 Maret 2024 - 10:16 WIB

Pemerintah Sepakat untuk Segera Selesaikan Pembayaran Klaim Minyak Goreng Sesuai Verifikasi Sucofindo

Senin, 26 Februari 2024 - 10:35 WIB

Memahami Manfaat Digital Contact Center Sebagai Jembatan antara Bisnis dan Pelanggan

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:29 WIB

Tanpa Kecelakaan Berat, Perusahaan PT Sumbawa Timur Mining Berhasil Mencapai 6 juta Jam Kerja

Sabtu, 3 Februari 2024 - 15:28 WIB

Punya Likuiditas & Permodalan Memadai, BRI Optimis Tumbuh Lebih Baik Di Tahun 2024

Selasa, 30 Januari 2024 - 14:09 WIB

Hotel-hotel Indonesia Borong Penghargaan di ASEAN Tourism Awards 2024, Indonesia Tujuan Wisata Populer

Selasa, 12 Desember 2023 - 13:19 WIB

Jasasiaranpers.com Gelar Paket Promo Akhir Tahun 2023, Beli Publikasi 1 Press Release Dapat 1 Publikasi Gratis

Rabu, 8 November 2023 - 11:25 WIB

10 Contoh Krisis Komunikasi yang Bisa Ditangani dengan Menggunakan Bantuan Publikasi Press Release

Berita Terbaru