Pemerintah Amat Kejam Naikan Harga BBM Padahal Ada Cara Lain, Kasihan Publik

- Pewarta

Senin, 5 September 2022 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri menyampaikan pernyataan perihal pengalihan subsidi BBM, Sabtu (03/09/2022), di Istana Merdeka. (Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri menyampaikan pernyataan perihal pengalihan subsidi BBM, Sabtu (03/09/2022), di Istana Merdeka. (Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden/Biro Pers Sekretariat Presiden)

ARAH NEWS – Pemerintah akhirnya resmi menaikkan harga BBM. Kenaikan harga BBM bersubsidi dari 7600 menjadi 10.000 rupiah per liter sangat amat memberatkan kehidupan rakyat.

Kenaikan harga BBM ini pasti akan langsung disusul kenaikan berbagai harga komoditas kehidupan lainnya.

Langkah pemerintah ini sungguh amat kejam di tengah kondisi masyarakat yang berada di bawah himpitan ekonomi yang sulit dan daya beli yang masih sangat rendah pemerintah dengan teganya justru menaikkan harga BBM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal kondisi saat ini dimana harga minyak dunia sedang turun mestinya pemerintah masih dapat menunda kenaikan harga BBM ini.

Kenaikan BBM subsidi pada hari Sabtu 3 September 2022 dilakukan pada waktu yang tidak tepat.

Karena akibat kenaikan BBM ini akan berdampak pada kenaikan harga berbagai bahan pangan dan kebutuhan masyarakat lainnya.

Dan masyarakat saat ini tidak siap dengan berbagai kenaikan tersebut.

Berita yang lebih lengkap, silahkan klik judul artikel ini: Kasihan Publik, Pemerintah Amat Kejam Naikan Harga BBM Padahal Ada Cara Lain.*

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Bisnisnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Inilah Daftar Lengkap BUMN yang Terima Penyertaan Modal Negara Sebesar Rp44,24 Triliun di Tahun 2025
Beri Sinyal Relaksasi Pembekuan Anggaran Rp50,14 Triliun, Ini Syarat yang Diajukan Menkeu Sri Mulyani
Realisasi APBN Semester I – 2024 Alami Defisit Sebesar Rp77,3 Triliiun Terhadap PDB, Ini Penjelasan Menkeu
OJK Gelar Konvensi Nasional RSKKNI Bidang Manajemen Risiko Perbankan di Surabaya
CSA Index Juli 2024 Naik Tipis ke 61: Optimisme Pelaku Pasar Masih Stagnan, Ekonomi Global dan Domestik Tetap Tidak Pasti
Ini Sederet Penghargaan yang Diperoleh BRI Bulan Juni 2024, Harumkan Indonesia di Industri Keuangan Global
BRI Rilis Kebijakan Baru Terkait Rekening Pasif, Tingkatkan Kualitas Layanan Kepada Nasabah
BRI Himbau Masyarakat Jaga Keamanan Transaksi Lewat BRIMerchant, Waspada Penipuan Berkedok QRIS Palsu
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:44 WIB

Beri Sinyal Relaksasi Pembekuan Anggaran Rp50,14 Triliun, Ini Syarat yang Diajukan Menkeu Sri Mulyani

Selasa, 9 Juli 2024 - 07:57 WIB

Realisasi APBN Semester I – 2024 Alami Defisit Sebesar Rp77,3 Triliiun Terhadap PDB, Ini Penjelasan Menkeu

Senin, 8 Juli 2024 - 23:18 WIB

OJK Gelar Konvensi Nasional RSKKNI Bidang Manajemen Risiko Perbankan di Surabaya

Kamis, 4 Juli 2024 - 02:19 WIB

CSA Index Juli 2024 Naik Tipis ke 61: Optimisme Pelaku Pasar Masih Stagnan, Ekonomi Global dan Domestik Tetap Tidak Pasti

Selasa, 2 Juli 2024 - 13:36 WIB

Ini Sederet Penghargaan yang Diperoleh BRI Bulan Juni 2024, Harumkan Indonesia di Industri Keuangan Global

Senin, 1 Juli 2024 - 15:37 WIB

BRI Rilis Kebijakan Baru Terkait Rekening Pasif, Tingkatkan Kualitas Layanan Kepada Nasabah

Minggu, 30 Juni 2024 - 12:26 WIB

BRI Himbau Masyarakat Jaga Keamanan Transaksi Lewat BRIMerchant, Waspada Penipuan Berkedok QRIS Palsu

Jumat, 28 Juni 2024 - 15:51 WIB

Dukung Pemberantasan Perjudian, BRI Aktif Blokir Ribuan Rekening Terindikasi Penampungan Judi Online

Berita Terbaru