Laksana Tri Handoko Serahkan Kasus Hukum Peneliti BRIN kepada Pihak yang Berwajib

- Pewarta

Selasa, 2 Mei 2023 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang Hasanuddin (APH) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus  'halalkan darah' Muhammadiyah yang ditulisnya dalam komentar Facebook. (Dok. Mediahub.polri.com)

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang Hasanuddin (APH) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus 'halalkan darah' Muhammadiyah yang ditulisnya dalam komentar Facebook. (Dok. Mediahub.polri.com)

BISNISNEWS.COM – Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko menegaskan pihaknya menyerahkan kasus peneliti astronomi BRIN Andi Pangerang (AP) Hasanuddin kepada pihak berwajib untuk dilakukan penindakan sesuai perundang-undangan.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“BRIN menghormati dan mengapresiasi upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Republik Indonesia,” katanya di Jakarta, Senin, 1 Mei 2023.

Peneliti BRIN Andi Pangerang Hasanuddin sebelumnya telah ditangkap penyidik di wilayah Jombang, Jawa Timur, pada Minggu, 30 April 2023 dan dibawa ke Bareskrim Polri di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

Baca artikel menarik lainnya di sini: Belum Bahas Cawapres untuk Ganjar Pranowo, PDIP dan PPP Adakan Pertemuan Pemenangan Pilpres

Andi juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak berwajib terkait kasus ujaran kebencian berdasarkan SARA dan melakukan ancaman kekerasan menakut-nakuti masyarakat yang dilakukan secara pribadi melalui media elektronik.

Handoko menilai pernyataan APH yang bernada ancaman kepada perorangan atau kelompok tertentu di media sosial itu telah meresahkan masyarakat sehingga terkait penegakan hukum akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib.

“BRIN mendukung upaya penegakan hukum terhadap salah satu pegawainya yang tersangkut kasus ancaman terhadap perorangan atau kelompok,” tegasnya.

Handoko juga menjelaskan Andi telah dinyatakan bersalah melanggar kode etik Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Majelis Kode Etik dan Kode Perilaku pada Rabu, 26 April 2023 mulai pukul 09.00-15.15 WIB.

Oleh sebab itu, BRIN akan terus melanjutkan proses sidang Majelis Hukuman Disiplin ASN untuk kasus APH tanpa harus menunggu tindak pidana yang saat ini ditangani Polri memiliki kekuatan hukum tetap.

Majelis yang dibentuk BRIN untuk kasus ini fokus pada indikasi pelanggaran atas pemenuhan kewajiban sebagaimana dimaksud pada Pasal 8 dan Pasal 11 Peraturan Pemerintah nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS.

Sidang Majelis Hukuman Disiplin ASN menurut rencana akan dilaksanakan paling cepat 9 Mei 2023 yang mengikuti ketentuan dari Peraturan BKN nomor 6 Tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan PP 94 Tahun 2021.***

Berita Terkait

Momen Penuh Tawa Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Acara Halal Bihalal Sekeluarga
Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terendam Banjir Lahar Dingin, Akses Jalan Nasional Sumatera Barat dari Padang Panjang ke Bukittinggi
Saat Wartawan Balik Bertanya, Sandra Dewi Malah Bungkam Usai Sempat Beri Pesan Menohok ke Wartawan
Ini Tanggapan Mensesneg Pratikno yang Dikabarkan Jadi Menteri Titipan Jokowi ke Prabowo Subianto
Terjatuh di Kei Besar, Maluku Tenggara, Bakamla dan Tim SAR Gabungan Terus Cari ABK Kapal Alistya Utama
Direktur PT SMIP Jadi Tersangka dan Langsung Ditahan Kejaksaan Agung dalam Kasus Importasi Gula
BNSP dan Kementerian PUPR, LPJK Berinovasi untuk Membangun Industri Konstruksi yang Lebih Berdaya Saing
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 11 April 2024 - 11:07 WIB

Momen Penuh Tawa Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Acara Halal Bihalal Sekeluarga

Kamis, 11 April 2024 - 08:25 WIB

Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Sabtu, 6 April 2024 - 14:44 WIB

Terendam Banjir Lahar Dingin, Akses Jalan Nasional Sumatera Barat dari Padang Panjang ke Bukittinggi

Jumat, 5 April 2024 - 05:49 WIB

Saat Wartawan Balik Bertanya, Sandra Dewi Malah Bungkam Usai Sempat Beri Pesan Menohok ke Wartawan

Kamis, 4 April 2024 - 10:01 WIB

Ini Tanggapan Mensesneg Pratikno yang Dikabarkan Jadi Menteri Titipan Jokowi ke Prabowo Subianto

Minggu, 31 Maret 2024 - 08:07 WIB

Terjatuh di Kei Besar, Maluku Tenggara, Bakamla dan Tim SAR Gabungan Terus Cari ABK Kapal Alistya Utama

Sabtu, 30 Maret 2024 - 16:21 WIB

Direktur PT SMIP Jadi Tersangka dan Langsung Ditahan Kejaksaan Agung dalam Kasus Importasi Gula

Selasa, 26 Maret 2024 - 18:13 WIB

BNSP dan Kementerian PUPR, LPJK Berinovasi untuk Membangun Industri Konstruksi yang Lebih Berdaya Saing

Berita Terbaru