Jelang Lebaran, Otoritas Jasa Keuangan Proyeksikan Kinerja Pinjaman Online Kembali Bergairah

- Pewarta

Sabtu, 18 Maret 2023 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Departemen Pengawas Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Triyono Gani. (Dok. Ikaundip.org)

Kepala Departemen Pengawas Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Triyono Gani. (Dok. Ikaundip.org)

BISNISNEWS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan kinerja pinjaman daring (pinjaman online/pinjol) kembali bergairah menjelang Lebaran setelah selama pandemi COVID-19 capaiannya melandai.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Untuk pinjaman online kami lihat lagi mudah-mudahan tetap ter-manage dengan baik,” kata Kepala Departemen Pengawas Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Triyono Gani di sela seminar internasional terkait penilaian kredit di Nusa Dua, Bali, Jumat 17 Maret 2023.

Meski memperkirakan kinerja pinjaman daring tahun ini meningkat, namun regulator ini belum dapat memberikan persentase, karena pandemi COVID-19 selama dua tahun tidak dapat menjadi tolok ukur.

“Pandemi kemarin tidak bisa menjadi tolok ukur bahwa setiap ada hari raya, itu (pinjaman daring) akan meningkat. Artinya, kalau bicara kemungkinan itu (peningkatan) iya ada” ucapnya.

Konten artikel ini dikutip dari media online Kilasnews.com, salah satu portal berita ekonomi dan bisnis terbaik di Indonesia.

Sedangkan, lanjut dia, apabila mencermati aktivitas di industri pegadaian sudah menunjukkan peningkatan kinerja.

Sementara itu, hingga Januari 2023, terdapat 102 perusahaan pinjaman online legal yang berizin dari OJK.

Berdasarkan data statistik layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi (fintech lending/pinjaman online) OJK selama Januari-Desember 2022, penyaluran pinjaman daring mencapai Rp19,5 triliun kepada 13,7 juta penerima pinjaman berdasarkan akun di seluruh Indonesia.

Realisasi itu meningkat jika dibandingkan periode sama 2021 mencapai Rp13,6 triliun kepada 13,4 juta penerima.

Ada pun realisasi nominal paling banyak untuk pinjaman daring itu yakni di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Selama 2022, OJK mencatat sebanyak 42 persen pinjaman daring terserap untuk pinjaman sektor produktif mencapai Rp8,2 triliun.

Sedangkan terkait keluhan pinjaman daring, kata dia, bukan dari segi pinjamannya namun dari petugas penagihan pinjaman yang bertindak lebih ekstrem.

“Dibandingkan transaksi di lembaga keuangan lain, pinjol itu bisa memberikan pinjaman dalam jangka waktu harian. Transaksi banyak, keluhan pun banyak.”

“Tapi itu kami harus lihat bagaimana keberhasilan penanganannya,” katanya.***

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Berita Terkait

BRI Sediakan Banknotes untuk Living Cost Jamaah Haji 2024
BI dan Pemerintah Terus Perkuat Koordinasi, Utang Luar Negeri Indonesia pada Februari 2024 Terkendali
Eskalasi Geopolitik Iran – Israel, Harga BBM dan LPG Tidak Naik Sampai Juni tapi Juli 2024 akan Dievaluasi
Pada Periode Libur Lebaran 2024, BRI Catat Setoran Tunai ATM Meningkat 24,5 Persen Jadi Rp14,9 Triliun
Moody’s Pertahankan Rating Kredit Indonesia Sebagai Negara Layak Tujuan Investasi dengan Outlook Stabil
Bertemu Menkeu Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Abdullah Al-Jadaan, Ini yang Dibahas Menkeu Sri Mulyani
BRI Bantu Usaha Kue Kering di Sidoarjo, Jawa Timur Berkembang dan Penuhi Permintaan Saat Lebaran
Negara Layak Tujuan Investasi dengan Outlook Stabil, Moody’s Pertahankan Rating Kredit Indonesia
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 22 April 2024 - 17:27 WIB

BRI Sediakan Banknotes untuk Living Cost Jamaah Haji 2024

Senin, 22 April 2024 - 16:29 WIB

BI dan Pemerintah Terus Perkuat Koordinasi, Utang Luar Negeri Indonesia pada Februari 2024 Terkendali

Senin, 22 April 2024 - 15:53 WIB

Eskalasi Geopolitik Iran – Israel, Harga BBM dan LPG Tidak Naik Sampai Juni tapi Juli 2024 akan Dievaluasi

Minggu, 21 April 2024 - 11:58 WIB

Pada Periode Libur Lebaran 2024, BRI Catat Setoran Tunai ATM Meningkat 24,5 Persen Jadi Rp14,9 Triliun

Sabtu, 20 April 2024 - 15:10 WIB

Moody’s Pertahankan Rating Kredit Indonesia Sebagai Negara Layak Tujuan Investasi dengan Outlook Stabil

Sabtu, 20 April 2024 - 15:06 WIB

Bertemu Menkeu Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Abdullah Al-Jadaan, Ini yang Dibahas Menkeu Sri Mulyani

Sabtu, 20 April 2024 - 11:24 WIB

BRI Bantu Usaha Kue Kering di Sidoarjo, Jawa Timur Berkembang dan Penuhi Permintaan Saat Lebaran

Jumat, 19 April 2024 - 16:56 WIB

Negara Layak Tujuan Investasi dengan Outlook Stabil, Moody’s Pertahankan Rating Kredit Indonesia

Berita Terbaru

BRI kembali terpilih sebagai pemenang proses bidding penyediaan uang kertas asing (banknotes) Saudi Arabian Riyal (SAR) untuk living cost jamaah haji Indonesia tahun 2024. (Dok. BRI)

Ekonomi

BRI Sediakan Banknotes untuk Living Cost Jamaah Haji 2024

Senin, 22 Apr 2024 - 17:27 WIB